Opini Kader: Pedoman Dasar KOHATI Sebagai Peneguh Pergerakan

Oleh Muh. Arief Rosyid Hasan
Sambutan Ketua Umum PB HMI Periode 2013-2015


Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Segala puja puji Ilahi, zat maha Sempurna. Muara segala kerinduan dari para pecinta yang haus akan kekekalan kasih sayang-Nya. Semoga kerinduan kita kepada-Nya akan menghantarkan kita untuk tetap Istiqhomah di Jalan-Nya. Salam dan Taslim tak lupa kita panjatkan kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW yang telah memberikan kita arah yang terang menuju Kesempurnaan. Semoga kita tetap diberikan Hidayah untuk meneladani keutamaan beliau hingga hari akhir tiba.   

Seakan telah menjadi semangat zaman, emansipasi gender telah menumbuhkan banyak optimisme akan terwujudnya sebuah tatanan sosial budaya yang lebih adil bagi kaum perempuan. Konstruk berfikir masyarakat kita tidak lagi menempatkan perempuan sebagai second sex yang melulu hanya berkutat pada wilayah domestik. Tidak seperti dulu, Perempuan tidak lagi dipandang sebagai obyek melainkan subyek aktif yang mampu mengartikulasikan identitas mereka di wilayah publik.

Sebagai badan khusus HMI yang bertugas membina, mengembangkan dan meningkatkan potensi HMI-Wati dalam wacana dan dinamika gerakan keperempuanan, Korps HMI-Wati (KOHATI) telah berakselerasi dengan baik dalam menyuarakan urgensi pemberdayaan perempuan. Eksistensinya di jagad gerakan keperempuanan tanah air tidak bisa dipisahkan dari semangat yang dibangun untuk terus menerus membina muslimah yang memiliki kualitas Insan Cita. Untuk dapat memaksimalkan perannya di masa yang akan datang maka kemampuan adaptif organisasi harus senantiasa dikembangkan. Di tengah beragamnya gerakan keperempuan dengan latar belakang gagasan dan ideology yang berbeda, Kohati sebagai organisasi perkaderan dituntut untuk dapat mengemas nilai ke-Islaman-an dan ke-Indonesia-an menjadi sebuah gagasan yang fresh dan diterima oleh perempuan Indonesia. 

Pedoman Dasar Kohati menurut hemat saya tidak hanya memuat tentang arah dan mekanisme tata kelola organisasi saja tetapi lebih jauh merupakan monument atas progresifitas organisasi  dalam menjawab segenap tantang yang hadir di setiap zaman. Sebagai sebuah produk sejarah yang terlembagakan Pedoman Dasar Kohati ini juga memuat merefleksikan kematangan KOHATI dalam memformulasi strategi dan taktik yang tepat dalam menyebarluaskan nilai-nilai ke-Islam-an.

Sadar atau tidak sadar gempuran liberalisasi dan modernisasi telah membuat banyak perubahan atas kondisi kemasyarakatan kita hari ini. setiap organisasi sosial dituntut untuk mampu belajar dengan cepat untuk menyesuaikan diri dengan kondisi di sekitarnya untuk dapat tetap hidup. Saya berharap bahwa Pedoman Dasar Kohati ini dapat digunakan sebagai pedoman yang dipegang teguh oleh seluruh kader HMI-Wati karena masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT akan terus menjadi harga mati bagi seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam.

Billahi Taufik Walhidayah

Wassalamu Alaikum Wr. WB

Komentar