How to be a Super Wife
Dalam hadist dikatakan bahwa lihatlah jodohmu berdasar 4 perkara: kecantikan/ketampanan, harta, keturunan, agama. Namun ingatlah, jika kita memilih yang agamanya baik, insya Allah ketiga faktor yang lain akan terpenuhi. Tentang jodoh, percayalah bahwa jodoh itu sudah diatur oleh Allah, tetapi tetap harus diikhtiarkan. Ikhtiar bisa dengan cara terus memperbaiki diri, menjalin relasi dengan banyak orang, dll.
Adapun langkah-langkah untuk memilih calon suami/isteri yang benar menurut Islam:
1. Ta'aruf (saling mengenal), saat ta'aruf harus ada muhrim.
Ta'aruf ini penting untuk mengklarifikasi hal-hal mendasar tentang pasangan yang belum diketahui.
2. Kalau dari ta'aruf cocok, lanjut khitbah (lamaran).
3. Lakukan shalat Istiqaroh, apakah akan menerima lamaran / tidak.
Sholat Istiqaroh sebaiknya dilakukan pula oleh orang tua si perempuan agar hasil yg didapat lebih objektif.
4. Mintalah restu orang tua.
5. Kalau sudah mantap, lanjutlah.
Jika ingin berkarir, tetapi harus ingat tanggung jawab sebagai isteri dari suaminya & sebagai ibu untuk anak-anaknya. setiap hal yang dilakukan harus memperoleh ridho dari suami dan ada pula kerjasama dalam urusan rumah tangga.
Maka pilihlah calon suami yang juga punya visi misi & pemikiran yang sama. Pilihlah suami yang mendukung ide-idemu, buatlah kesepakatan yang jelas sebelum nikah dengan calon suami. Sehingga kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan ke depannya.
How to be a Super Mom
Persiapan untuk menjadi seorang ibu itu harus disiapkan dari sekarang. Bagaimana kita membentuk diri ingin menjadi ibu yang seperti apa dan ingin membentuk keluarga seperti apa.
Beberapa kunci penting untuk menjadi ibu yang baik:
1. Perbanyak Menuntut Ilmu
Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jadi harus terus belajar, supaya bisa menjadi pendidik yang baik untuk anak-anaknya kelak. Jangan lupa didik anak sesuai jamannya. Jadi besok jadi ibu jangan gaptek. Harus bisa menyesuaikan diri dengan zaman anak kita kelak.
2. Perbaiki Akhlak
Ibu adalah role model bagi anak-anaknya kelak. Penting untuk mulai memperbaiki akhlak & perilaku dari sekarang, agar besok anak-anak kita bisa mendapatkan contoh akhlak yang baik pula. Anak adalah representasi dari orang tuanya di masa lalu. Kalau akhlak kita baik, insyaAllah anak-anak kita besok juga berakhlak baik.
3. Perbanyak Prestasi
Jangan lupa untuk terus mengejar prestasi. Contoh: dapatkan Indeks Prestasi yang tinggi. Sebagai sarana mendidik & memberi contoh anak di masa depan. IPK sejatinya tetap penting, sebagai wujud tanggung jawab anak terhadap diri sendiri maupun orang tua. Kalau IPK kita jelek, prestasi selama sekolah jelek, bagaimana bisa mendidik anak untuk belajar sungguh-sungguh kelak?
4. Pelajari Terus Ilmu Agama
Mempelajari ilmu agama adalah hal yang paling penting, salah satunya adalah Fiqih wanita. Pelajarilah ilmu agama dari sekarang, mulai hal kecil sampai hal besar. Belajar Al Qur'an itu wajib. Contoh sederhana: ibu yang seharusnya mengajarkan Al-fatihah pada anaknya. Sebab pahala yang mengalir terus akan berasal dari Al-fatihah yang terus dilantunkan anak. Al-fatihah dibaca setiap hari minimal 17x (sholat 5 waktu). Jangan sampai justru orang lain yg mengajarkan alfatihah pada anak-anak kita.
Demikian sedikit rangkuman dari kajian kemarin.
Semoga bermanfaat! :D
(Fauzia/Fata)




Komentar
Posting Komentar